Lightning Ungkap Spesifikasi Motor Listrik Strike, Tembus 241 Kmh

Lightning Strike, itulah calon motor listrik terbaru dari Lightning Electric Motorcycles yang berbasis di California Amerika Serikat. Lightning sendiri dikenal dengan superbike elektriknya, LS218 yang memegang rekor sebagai motor listrik tercepat sejagad dengan kecepatan maksimal 218 mph atau 350 kmh.

Lightning LS218

Lightning LS218

Nah, untuk Lightning Strike sendiri merupakan calon motor listrik berikutnya yang akan diposisikan sebagai electric sport bike di bawah LS218. Yang menarik, motor ini akan menjadi motor sport listrik “termurah” di Amerika dengan beberapa kelebihan, seperti klaim mereka. Apa saja kelebihannya?  Continue reading

Advertisements

Harley Davidson Beberkan Spesifikasi LiveWire, Mampu Melaju 177 KM di Perkotaan Sekali Charge!

Harley-Davidson (HD) akhirnya merilis spesifikasi dari motor paling gress yang baru akan dipasarkan tahun 2022 nanti, LiveWire. LiveWire merupakan calon motor listrik pertama dari Harley Davidson yang menjanjikan pengalaman berkendara baru bagi generasi kekinian. Motor ini pertama kali diperkenalkan tahun 2014 lalu dan bisa mulai dipesan tahun 2019 ini. Baca jugaHarley Davidson LiveWire Bisa Dipesan Tahun Depan, Bakal Jadi HD Paling Senyap!

HD LiveWire

HD LiveWire

Menurut info dari HD, LiveWire akan memiliki motor listrik yang sanggup berakselerasi dari diam hingga 60 mph (96kph) dalam waktu kurang dari 3,5 detik. Mari kita ucapkan terimakasih untuk motor listriknay yang pastinya akan memberikan torsi 100% saat gas mulai diputar. Sayangnya HD masih merahasikan power dan torsi resminya.  Continue reading

Ini Hasil Pengujian Honda PCX Listrik Dalam Sekali Charging

Honda telah merilis hasil pengujian yang dilakukan pada Honda PCX Electric  alias PCX Listrik. Seperti kita ketahui, Honda PCX terbaru dirilis dalam 3 type, yaitu PCX konvesional dengan mesin bensin, PCX Hybrid dan Honda PCX Electric. Dua tipe pertama sudah dirilis di Indonesia, sementara type terakhir masih menunggu keputusan akhir dari Honda Jepang.

PCX Electric

PCX Electric

Baca juga:

Melalui situs resmi Honda Jepang, ternyata lumayan juga Honda PCX Electric mampu melaju setelah di-charging penuh. Berapa sih?  Continue reading

Harley Davidson LiveWire Bisa Dipesan Tahun Depan, Bakal Jadi HD Paling Senyap!

Masih ingat dengan aksi Black Widow alias Scarlett Johansson beraksi di atas motor ketika mengejar Ultron di film Avenger : Age of Ultron? Keren banget kan motornya? Moge kencang namun dengan suara senyap khas motor listrik. Kalau lupa, silakan lihat video di bawah ini…

Sudah ingat? Itulah Harley Davidson LiveWire yang perdana tampil tahun 2014 lalu. Motor ini kemarin kembali hadir di EICMA Milan 2018 dengan detail yang ciamik dan siap untuk diproduksi massal!  Continue reading

Perkenalkan Elettrica, Skuter Listrik Pertama dari Vespa

Di ajang EICMA 2016 lalu, Piaggio Group telah menghadirkan sesosok motor skuter konsep yang disebut Elettrica. Skuter ini akan menjadi skuter listrik pertama dari Vespa yang akan dipasarkan di jajaran skuter premiumnya. Vespa Elettrica akan menjadi perpaduan antara estetika tradisional dari merek skuter Italia dan teknologi masa depan yang rencananya akan diluncurkan pada tahun 2018.

Vespa Elettrica

Vespa Elettrica

Kemudian di ajang EICMA 2017 kemarin, Piaggio kembali memamerkan Vespa Elettrica ini yang sudah lengkap dengan spesifikasi teknisnya. Vespa Elettrica membawa unit tenaga motor listrik 2 kW yang mampu memberikan daya secara terus menerus, dan dengan daya puncak pada 4 kW. Vespa mengklaim bahwa Elettrica mencapai performa lebih baik dari skuter 50cc tradisional, terutama dalam hal akselerasi dengan motor listriknya.  Continue reading

Yamaha Perkenalkan Motor Listrik E-Vino, Siap-siap Menyambut Era Motor Listrik

Setelah Viar dan Gesits melaunching motor listriknya, kali ini giliran pabrikan dari Jepang, Yamaha yang juga turut memperkenalkan sebuah motor listrik di Indonesia. Pabrikan Jepang lainnya, Honda juga pernah melakukan ujicoba jalan motor listrik EV Neo, walaupun masih belum dilaunching, apalagi dipasarkan di Indonesia.

Kembali lagi ke motor listrik Yamaha. Per hari ini PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg (YIMM) menggelar konferensi pers “Market Trial” sepeda motor listrik Yamaha di daerah Kuningan, Jakarta. Memang bukan launching untuk dipasarkan, melainkan pengenalan sekaligus uji coba motor listrik Yamaha yang disebut dengan E-Vino.

Market Trial Yamaha Electric E-Vino

Market Trial Yamaha Electric E-Vino

Sebagai anak perusahaan Yamaha Motor Company, YIMM memang sedang giat melakukan studi pasar motor listrik di Indonesia. Dan dalam kurun waktu satu bulan ke depan, YIMM bekerja sama dengan empat institusi diantaranya Kebun Raya Bogor, Universitas Pelita Harapan (UPH), PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia dan The Breeze BSD, akan melakukan uji coba motor listrik Yamaha. Motor listrik tersebut nantinya digunakan sebagai transportasi di kawasan internal mereka.

Continue reading

Mencoba SELIS, Sepeda Listrik Buatan Anak Negeri

Mungkin saat ini sedang ada “ketegangan” antara Garasindo selaku pihak yang memasarkan sepeda motor listrik Gesit dengan AISI selaku Asosiasi yang membawahi industri roda dua “konvensional” di tanah air. Garasindo meradang karena AISI dianggap memihak para produsen motor konvensional dan tidak mendukung teknologi masa depan yang ramah lingkungan dengan menyebutkan bahwa motor listrik tidak cocok di tanah air. Nah loh…

Eitsss… disini saya tidak akan membahas masalah tersebut. Justru saya akan sedikit berbagi pengalaman sehari saat menggunakan sepeda listrik buatan anak negeri, SELIS. SELIS  diproduksi oleh PT. Juara Bike yang telah berdiri sejak tahun 2011 an telah memproduksi lebih dari 34 varian kendaraan listrik mulai dari Sepeda, Motor, Segway, dll. SELIS sendiri merupakan singkatan dari Sepeda Listrik.

SELIS - Sepeda Listrik

SELIS – Sepeda Listrik

Saya menggunakan SELIS ketika mudik ke Jogja bulan lalu. Saat itu, kebetulan Mbokdhe saya yang biasanya jualan di Pasar Kutu, Sleman sedang tidak berjualan. Mbokdhe saya memang biasanya menggunakan SELIS untuk pergi dan pulang ke pasar sejauh kurang lebih 30 km PP. Mau pakai kendaraan umum tidak ada, pakai motor tidak bisa karena sudah termasuk sepuh, sekitar 70an tahun. Sebagaimana kebiasaan orang “jaman dulu” yang tidak mau nganggur di rumah, Mbokdhe memang memilih tetap jualan di usianya yang sudah sepuh. Anaknya dengan “terpaksa” membelikan SELIS ini untuk transportasinya. Selain mirip dengan sepeda, SELIS hanya butuh dicharge untuk dipakai dan tidak perlu capek-capek ngengkol, kecuali kalau habis baterainya 🙂

Mau tahu rute perjalanan Mbokdhe saya setiap harinya? Inilah peta perjalan Mbokdhe PP setiap harinya… sangat jauh untuk seusia beliau!  Continue reading