Timing Belt Lancer Putus? Aku Rapopo!

Timing belt putus saat mobil dipacu adalah salah satu momok paling menakutkan bagi para pemilik mobil. Yups, masalah ini menjadi salah satu dari beberapa penyebab “hancur”nya mesin, seperti yang pernah saya posting beberapa hari yang lalu.

Timing Belt

Timing Belt

Memang sebaik-baiknya cara untuk mencegah putusnya timing belt saat mesin bekerja adalah dengan menggantinya secara teratur sesuai dengan manual masing-masing mobil, biasanya diganti setiap 50.000 km. Namun hal itu masih belum cukup ternyata… Kenapa? Bisa jadi odometer mobil baru menunjukkan 20.000 km, tapi karena sering terkena macet di jalan, jadinya timing belt akan bekerja lebih banyak daripada yang kita perkirakan. Dan ini terjadi pada mobil saya, Kyo – Si Lancer CK4 Mivec keluaran tahun 1997 hari Sabtu kemarin 😥

Sedang nyantai dengan kecepatan sekitar 60 kmh, tiba-tiba mesin mati dan cek engine menyala. Mau-tidak mau, mobil saya pinggirkan dan langsung buka kap mobil. Tidak ada yang aneh disana, dan saya sendiri masih belum tahu apa penyebab matinya mesin. Dicoba starter 2 atau 3 kali (lupa sih) masih juga tidak mau. Saat distart mesin seperti ngeloss (enteng) dan tidak ada tekanan dari mesin. Saya kira pompa bensin yang problem, karena pompa bensin memang salah satu penyakit Lancer CK4. Saya cek aliran bensin saat distart ternyata lancar…perasaan sudah campur aduk saat itu antara ECU atau Timing belt yang problem. Langsung deh telepon bengkel langganan…  Continue reading