Habis Kebun Bunga Amaryllis di Patuk, Terbitlah Eceng Gondok di Bantul

Masih ingat dengan kisah Bunga Amaryllis yang sempat heboh di media sosial dan juga di hampir seluruh media nasional? Yups, taman bunga Amaryllis yang berada di Patuk, Gunung Kidul, Jogja beberapa waktu lalu langsung hancur berantakan akibat banyaknya orang yang datang dan ber-selfie ria tanpa memperhatikan akibatnya terhadap bunga-bunga tersebut yang langsung mati terinjak-injak!

Nah, setelah taman bunga Amaryllis habis, maka sekarang terbitlah “taman” bunga Eceng Gondok yang ada di wilayah Palbapang Bantul, tepatnya di dusun Karangasem. Kalau Amaryllis di Patuk memang sengaja di tanam, untuk Eceng gondok ini tumbuh sendiri di lahan persawahan.

Selfie di "Taman" Eceng Gondok Bantul

Selfie di “Taman” Eceng Gondok Bantul

Eceng gondok atau Enceng gondok sendiri merupakan jenis tumbuhan air yang mengapung, namun juga kadang-kadang berakar di dalam tanah. Yang jelas tanaman ini hidup di daerah/lahan yang banyak mengandung air. Eceng gondok biasanya dianggap mengganggu/gulma karena tumbuhnya sangat cepat serta bisa menyebar melewati saluran air yang ada.  Continue reading

Advertisements

Kerennya Taman Bunga Amaryllis di Jogja, Tapi Langsung Hancur Akibat Orang-Orang Alay!

Taman Bunga Amaryllis yang terdapat di Pathuk Gunung Kidul Jogjakarta memang terlihat seperti taman-taman bunga tulip yang ada di Belanda. Dan sekali lagi, powerful-nya media social membuat keindahan taman bunga ini langsung terkenal dan tersebar luas di seluruh pelosok. Dan apa yang terjadi? Bunga Amaryllis yang hanya mekar sekali dalam setahun itupun hanya bertahan sekitar 10 hari langsung hancur terinjak-injak oleh orang-orang alay tidak bertanggung jawab yang hanya mencari satu dua jepretan foto untuk dipamerkan di media sosial 😡

Tengoklah betapa kerennya bunga-bunga ini sebelum terinjak-injak…

Taman Bunga Amaryllis

Taman Bunga Amaryllis

Taman Bunga Amaryllis

Taman Bunga Amaryllis Gunung Kidul

Menurut penduduk yang tinggal di daerah Ngasemayu, Salam, Pathuk, Gunung Kidul, bunga-bunga ini mereka sebut sebagai kembang brambangan atau brambang mas dan sudah menjadi bisnis bagi sebagian warga. Warga disana sudah banyak yang menanam dan menjual bunga-bunga ini dengan harga 5000 rupiah per pot. Bunga Amaryllis yang berwarna merah, pink, putih dan oranye ini hanya mekar di awal musim hujan, sekitar akhir November hingga awal Desember.

Namun, lihatlah kondisi taman bunga ini sekarang… Ancur berantakan dan hampir tidak ada sisa.  Continue reading