Full Review Suzuki Ignis, Urban SUV Keren dan Penuh Fitur

Secara keseluruhan Suzuki Ignis sangat worth to buy. Dengan harga tertinggi hanya 163 juta rupiah (di Batam lho ya…) tetapi kita sudah mendapatkan beragam fitur layaknya mobil seharga lebih dari 200 juta rupiah. Monggo dicek dulu harga dan beberapa fiturnya disini :

Test Drive Suzuki Ignis - Batam

Test Drive Suzuki Ignis – Batam

Kalau boleh, saya akan coba bandingkan fitur Suzuki Ignis dengan Honda Fit GE6 saya yang harganya nyaris menyentuh angka 200 juta rupiah waktu itu. 

  1. Fitur Ignis yang tidak ada di Honda Fit GE6
    • Keyless Entry & Start/Stop Engine –> GE6 masih pakai kunci biasa
    • Steering audio control atau kontrol audio sudah bisa dilakukan di stir –> Stir GE6 polos pake banget
    • AC Digital –> GE6 ACnya model knob kompor 😀
    • Spion elektrik plus bisa dilipat –> Spion GE6 cuma elektrik tapi tidak bisa dilipat dari dalam
    • LED Projector –> boro-boro ada fitur ini di GE6 yang cukup dengan bohlam halogen
    • DRL –> Apalagi ini…
    • Transmisi “Tiptronic” alias bisa auto dan bisa “manual” –> GE6 menggunakan transmisi CVT minus paddle shift 😥
    • Kursi pengemudi yang bisa maju mundur dan juga naik turun –> cuma bisa maju mundur doang di GE6
    • Jok ISOFIX –> GE6 tidak ada fitur ISOFIX buat baby car seat
    • Handle Pintu model tarik –> GE6 maupun GE8 masih model cungkil kayak mobil tahun jadul hiks…
  2. Fitur Honda Fit GE6 yang tidak ada di Ignis
    • i-VTEC –> jelas aja lha wong ini trademarknya Honda, tapi di Ignis sudah ada VVT
    • Ultra Seat, memang ini khasnya Honda Jazz banget
  3. Fitur yang ada di Ignis maupun Fit GE6
    • MID (multi information display) yang menginformasikan fuel consumption, dll, walaupun MID di Fit GE6 sangat kecil dan simpel
    • Dual SRS Airbag & 3 point seat belt
    • Rem Cakram Depan + Tromol Belakang
    • ABS + EBD + BA
    • Spion anti silau –> ada lho mobil MPV lebih dari 200 juta yang tidak ada kaca anti silau ini :mrgreen:
    • Auto leveling headlamp
    • Immobilizer
    • Child Lock
    • Power window di keempat pintu
    • dll

Jadi, sudah terlihat jelas bukan bahwa fitur Suzuki Ignis bahkan jauh melebihi Honda Fit GE6 saya. Masih kurang yakin? Ayuk kita cek review mobil ini… Saya berkesempatan untuk menjajal Ignis tipe tertinggi, GX otomatis dengan transmisi AGS warna hitam.

Desain dan Eksterior

Soal desain memang masing-masing orang berbeda pendapat. Mobil yang dulunya bernama Suzuki iM-4 ini menurut saya desainnya cukup ciamik, out of the box kalau untuk ukuran mobil di Indonesia. Tampil beda…

Tampilan depan Ignis - Memikat

Tampilan depan Ignis – Memikat

Desain bagian depan hampir semua orang akan bilang bagus, keren, kece, dll sementara untuk bagian belakang memang simpel dan agak aneh. Banyak orang menganggap desain buritan Ignis bagus, tapi tidak sedikit juga yang bilang jelek…  Kalau dari samping malah ada kemiripan lho dengan Range Rover Evoque!

Tampilan Belakang, Agak susah dicerna

Lampu dengan DRL-nya akan terlihat cantik saat nyala, dan makin terlihat keren karena paduan grill besar dengan desain honey comb-nya. Lampu LED Projector tidak usah ditanyakan lagi, sangat terang dan fokus alias tidak bikin silau.

Kemudian untuk velgnya menggunakan ukuran 15 inci dengan warna hitam, serasi untuk mobil mini SUV ini. Dan dengan tambahan roof rack di bagian atas membuat mobil ini terlihat seperti mobil SUV yang sebenarnya, walaupun ukurannya termasuk mungil.

Adanya Roof Rack membuat tampilan lebih gagah

Adanya Roof Rack membuat tampilan lebih gagah

Interior

Masuk ke bagian dalam dan duduk di kursi pengemudi akan langsung terasa nyaman. Joknya bukan kulit tapi cukup pas dengan badan dan empuk, lebih empuk malah jika dibandingkan dengan GE6 saya. Posisi mengemudi mudah diatur karena joknya bisa disetting naik turun dan maju mundur. Selain itu stir juga bisa diatur ketinggiannya (tilt steering), namun tidak bisa ‘ditarik ulur’ (telescopic steering).

Dashboard Ignis

Dashboard Ignis

Desain dashboard cukup simple tapi mewah, karena adanya perpaduan warna dual tone, head unit kotak besar di bagian tengah serta kisi-kisi AC bulat di bagian samping. Selain itu tidak ada yang terlihat menonjol, ya… cukup simple memang… Kalau saya sih suka aja karena lebih senang lihat dashboard yang simple, tapi mungkin banyak yang kurang suka karena desainnya yang seperti ini.

Semua tuas dan tombol mudah dijangkau dari posisi mengemudi, apalagi sudah tersedia audio kontrol di stir, jadi akan lebih mudah untuk mencari lagu favorit atau channel radio pilihan. Panel speedometer juga keren tampilannya dengan komposisi RPM di samping kiri, speedometer di tengah dan MID besar di bagian kanan. Tampilan MID cukup banyak seperti jam, suhu udara, konsumsi BBM, posisi gigi, dll. Oh ya, disamping kanan panel meter juga ada 3 tombol untuk setting MID dan backlight dari panel speedometer.

Panel Meter Cakep

Panel Meter Cakep

MID juga lengkap

MID juga lengkap dan mudah dibaca

Head unit yang saya coba sudah diganti dengan head unit SGA (Suzuki Genuine Accessories), jadi sudah touch screen, terkoneksi dengan stir dan juga ada fitur bluetooth-nya. Untuk head unit SGA ini dibanderol dengan harga 6.744.000 rupiah untuk tipe GX dan 6.979.000 rupiah untuk tipe GL. Tapi kalau mau pakai head unit aslinya juga boleh, ga perlu nambah biaya :mrgreen:

Head Unit SGA

Head Unit SGA

Untuk start stop button ada di bagian kanan bawah di samping tombol sensor parkir dan auto headlamp adjuster. Kalau tidak salah ada 5 posisi lampu yang bisa dipilih, kalau Fit GE6 hanya 3 posisi. Kemudian di pintu bagian kanan ada tombol-tombol electric mirror, central lock, dan juga power window, sementara di ketiga pintu lainnya hanya ada tombol power window.

Start/Stop Button

Start/Stop Button

Tombol-tombol di pintu pengemudi

Tombol-tombol di pintu pengemudi

Tempat minuman juga cukup banyak. Ada 1 tempat minuman di masing-masing pintu dan juga di konsol tengah ada 2 cup  holder.

Bagaimana dengan jok belakang?

Walaupun dilihat dari luar kecil, tapi ternyata lapang begitu masuk ke dalam. Ketika jok depan disetting mentok ke belakang, space kaki untuk penumpang depan masih lumayan. Bisa gerak kiri kanan untuk tinggi badan 170 cm.

Space Jok Belakang lega

Space Jok Belakang lega

Driving Impression

Sekarang kita coba nyetir si Urban SUV ini. Cukup taruh remote dalam saku, pencet sekali tombol di handle pintu sekali maka pintu pengemudi akan terbuka. Jika dipencet sekali lagi tombol di handle pintu maka ketiga pintu lainnya akan unlock.

Tombol di Handle Pintu

Tombol di Handle Pintu

Keyless

Saya suka menyeting jok di posisi paling tinggi kurang sedikit, sehingga pandangan akan terlihat lebih luas sementara space di atas kepala masih banyak untuk ukuran tinggi saya yang 170 cm. Langsung deh injak rem dan pencet Start Engine… Sssnngggg… gitu doang bunyinya, alus banget…! Mesin K12M, 1.200 cc 4 silinder VVTnya memang membuat getaran mesin nyaris tidak ada.

Test Drive Ignis dulu bro... :)

Test Drive dulu bro… 🙂

Ingat ya, karena perbandingan kompresi mesin ini 11:1, saya sarankan untuk menggunakan BBM RON 90 ke atas agar performanya terjaga, walaupun tidak haram juga sih kalau masih mau menggunakan premium 😀

Engine Bay Ignis

Masuk posisi D dan injak gas, halus ternyata tarikannya ketika gas diinjak tipis. Tapi ketika berpindah ke gigi yang lebih tinggi ada sedikit deselerasi, seperti kopling kurang pas baru kemudian naik gigi. Memang transmisi AGS ini tetaplah sebagai transmisi manual yang diberi kopling elektronik, tidak akan senyaman CVT perpindahan giginya.

Namun, transmisi AGSnya tetap cukup pintar untuk memilih gigi 1 – 5 menyesuaikan dengan kecepatan. Selepas lampu merah simpang Indomobil menuju Seraya, saya kick down mobil ini. Sedikit ada lag sepersekian detik, tapi begitu gigi turun… Eh busyet… tarikannya ajib banget… sampe-sampe badan lumayan ketarik ke belakang. Torsinya yang hanya 113 Nm dan power 83 ps dibantu dengan bobot mobil ini yang ringan, hanya 860 kg cukup membantu untuk berakselerasi. Kalau gini, jadi kalah jauh deh Honda Fit GE6 saya yang “hanya” pakai CVT…

Mesin K12M 4 silinder

Nah, begitu puas dengan kick down, saya ganti mode ke semi manual (M). Untuk ganti mode dari Auto ke semi manual atau sebaliknya cukup digeser langsung saja, mudah! Gigi 1 hingga gigi 4 tarikannya njegatzz banget, lebih ngacir dibandingkan dengan mode Auto. Sayang sebelum masuk gigi 5 sudah keburu kena lampu merah. Enaknya lagi, tidak perlu menggeser ke arah (-) untuk mengurangi gigi ketika di mode semi manual, karena akan turun sendiri ketika mengurangi kecepatan. Kalau dibandingkan dengan Transmisi AGS Karimun Wagon R, transmisi AGS di Ignis ini sudah setingkat lebih baik.

Suspensi & Handling

Dimensi yang mungil dengan suspensi yang cukup empuk tapi stabil (lebih empuk dibandingkan dengan Fit GE6) membuat mobil ini enak untuk dipakai di kemacetan maupun selap-selip. Body roll terasa cukup minim di kecepatan hingga 90an km/jam, entah kalau lebih kencang lagi, tapi sepertinya cukup stabil.

Sedikit tambahan, GC mobil ini adalah 180 mm, jadi cukup tinggi untuk melibas jalanan yang sering banjir. Apalagi lubang intake-nya setinggi 700 mm, jadi makin pede dengan sebutan Urban SUV-nya.

Conclusion

Saya cukup yakin dengan Suzuki Ignis ini akan mudah diterima pasar. Dari desain hingga fitur sudah sangat memikat, ditambah lagi dengan harganya yang mepet dengan mobil LCGC dan pilihan warnanya yang banyak akan mampu menarik minat siapa saja untuk memiliki mobil ini.

Finishing mobil ini cukup bagus, rapi hingga ke bagian engine bay. Sambungan las cukup rapi dan wiring juga rapi. Ditambah lagi dengan peredam panas di bawah kap, makin top dech… 🙂

Rapi dan halus

Peredam panas di bawah kap

Sangat tepat Suzuki memasukkan mobil ini di Indonesia disaat pasar dibanjiri city car, Ignis hadir dengan menggabungkan fungsi city car dan SUV yang sangat pas untuk kondisi jalanan di Indonesia. Mobil ini juga cocok bagi konsumen dengan keluarga kecil yang menginginkan mobil pertama dengan harga yang tidak terlalu mahal. Bagi yang tinggal di Batam, silakan hubungi Bro Andy di +62 852 0800 2222 untuk test drive atau booking langsung.

Pros

  1. Desain keren dan mewah, terutama fascia depan
  2. Fitur melimpah
  3. Harga terjangkau
  4. Transmisi AGS generasi kedua yang cukup pintar (tapi juga agak lag sebagai cons)
  5. Handling enak
  6. Suspensi empuk tapi stabil (dibandingkan dengan GE6)
  7. Piranti keselamatan lengkap (airbad, ABS, EBD + BA, dll)
  8. Space lega untuk driver dan penumpang
  9. Bagasi luas, bisa muat 1 orang sambil tidur 😀
  10. Mesin halus dan minim getaran
  11. Tombol AC digital, jarang banget mobil dibawah 200 juta ACnya sudah digital
  12. Finishing OK, sampai di bagian engine bay juga dicat halus
  13. Kabin kedap, jauh lebih kedap dibandingkan GE6 saya hahaha…

Cons

  1. Desain belakang yang susah dicerna
  2. Transmisi sedikit lag ketika kick down, tapi overall OK
  3. Tidak ada fitur auto lock door di speed tertentu, tapi tenang saja S-Cross yang seharga 250an juta juga tidak ada fitur ini :mrgreen:

 

Related Post

 

Advertisements

21 comments on “Full Review Suzuki Ignis, Urban SUV Keren dan Penuh Fitur

  1. Pingback: Data Penjualan City Car Hatchback Non LCGC, Dimana Posisi Ignis? | MivecBlog.com

Monggo, silakan dikomeng atau dicaci maki...gratis ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s