Mengenal Lebih Dekat Honda Fit GE6 CBU Tahun 2012

Dalam tulisan sebelumnya, saya sudah menyatakan diri berpisah dengan Lancer Mivec yang sudah menemani selama 3 tahun lebih. Dari MIVEC ke VTEC… Sayapun memutuskan untuk membeli sebuah Honda Supra Fit CBU tahun 2012 agar bisa dipakai oleh mantan pacar sehari-hari 🙂

Honda Fit yang saya beli adalah Honda Fit/Jazz generasi kedua dengan mesin L13A. Tidak banyak perbedaan antara Honda Jazz di Indonesia dan Honda Fit yang saya beli. Menjamurnya dealer mobil CBU di Batam memang membuat Honda Fit sangat mudah ditemukan di Batam, bahkan mungkin populasinya hampir sama banyak dengan Honda Jazz rakitan HPM.

Kode chasis untuk Honda Fit ini juga berbeda dengan Jazz di Indonesia. Jazz di Indonesia memiliki kode GE8, sementara Honda Fit dengan mesin L13A kodenya adalah GE6.

Honda Fit

Honda Fit

Memang, mobil ini saya beli dalam kondisi seken, sehingga tidak bisa melihat dan merasakan bagaimana kondisinya waktu baru keluar dari dealer 😀 . Beberapa bagian eksterior dan interior sudah dimodifikasi oleh pemilik lamanya. Di bagian eksterior, Honda Fit ini tidak lagi terlihat plain karena sudah dipasang bodikit Modulo serta tambahan spoiler Jazz Mugen di belakang. Begini bentuknya kalau baru keluar dari dealer…

Honda Fit Japan

Honda Fit Japan

Polos banget kan, hampir mirip seperti Honda Jazz tipe S di Indonesia, tapi IMHO yang ini tetep kurang sedap dipandang 😀

Sedangkan untuk bagian interior tidak banyak yang dimodifikasi, hanya jok yang diganti dari bahan fabric menjadi kulit dan tambahan tombol central lock di depan. Lantas, apa saja yang berbeda jika dibandingkan dengan Honda Jazz keluaran HPM? Ada beberapa poin yang bisa saya tulis disini, antara lain… 

First Impression

Dari segi desain sama saja dengan Honda Jazz HPM, build quality sepertinya juga tidak berbeda jauh. Hanya bagian rattling saja yang agak berbeda. Honda Jazz terkenal dengan rattling-nya yang parah (setidaknya menurut saya lho), namun Honda Fit ini terasa tidak terlalu rattling, agak senyap gitu kalau lewat jalan keriting. Entah perasaan atau memang lebih baik kualitas plastiknya saya juga tidak tahu 😀

Dashboard Honda_Fit

Dashboard Honda_Fit

Warna yang saya inginkan memang putih, tapi untunglah saya dapat yang Tafetta White, bukan yang Premium White Pearl yang terlihat agak kekuningan. Fitur yang ada di Honda Jazz seperti Dual SRS Airbag, ABS dan EBD, Ultra Seat, G-CON, Immobilizer dan Grade Logic Control juga ada di Honda Fit. Sama saja kok…

Apalagi yah…?

Oh iya, inilah susahnya beli mobil CBU dari importir umum. Semua tulisan yang ada di dalam mobil menyesuaikan dengan bahasa negara asalnya. Semua tulisan yang ada di Honda Fit saya berhuruf kanji, mulai dari caution point, petunjuk hingga buku pedoman pemilik semuanya berbahasa Jepang :cry:. Sayapun harus mendownload PDF manual di website Honda dan menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris 😀

Karena impor secara CBU, maka plat nomor yang saya dapat adalah plat nomor V, bukan X ataupun Z. Untuk perbedaan antara plat nomor V, X dan Z akan saya jelaskan dalam tulisan terpisah.

Varian

Di Indonesia Honda Jazz hanya keluar dalam dua varian yaitu tipe S dan RS. Sebenarnya ada type A yang merupakan varian terendah yang diluncurkan tahun 2013, namun tidak berumur panjang karena setahun kemudian Jazz generasi ketiga diperkenalkan.

Nah di Jepang, pada awalnya Honda Fit generasi kedua hanya dijual dengan 3 tipe, yaitu tipe G, L, dan RS. Baru pada tahun 2010 diluncurkan 1 type Hybrid yang mengkombinasikan mesin L13A dengan motor listrik (IMA = Integrated Motor Assist). Kemudian, di tahun 2011 diluncurkan satu tipe lagi untuk mengisi varian antara L dan RS, yaitu type X. Khusus type G, L dan X, kita juga bisa memilih model 4WD yang pastinya lebih mahal, tapi lebih mantab kalau dipakai di jalanan bersalju.

Type G dan L menggunakan mesin 1.3 liter alias L13A sedangkan varian X dan RS menggunakan mesin 1.5 liter alias L15A. Berikut beberapa gambar yang bisa menjelaskan masing-masing tipe, tentu saja dalam bahasa aslinya 😀

Untuk Honda Fit yang saya beli adalah varian G dimana interiornya benar-benar sama plek dengan Honda Jazz, khususnya type S yang tanpa paddle shift. Sayang banget sih sebenarnya, coba kalau dapat yang varian L yang pakai AC digital…kan bisa tampil beda :D, apalagi jika plus dealer option Smart Key dan Panoramic Roof… #ngarep

Setahu saya, untuk type X dan RS tidak ada yang masuk ke Batam (cmiiw), karena harganya akan jauh lebih mahal karena cc-nya yang 1,5 liter.

Fitur

Honda Fit tipe G tidak mempunyai fitur yang bisa dibilang wah, standar saja namun tetap Man Maximum, Machine Minimum karena khasnya Honda yang selalu memanjakan penumpangnya. Mungkin yang sedikit berbeda adalah adanya fitur E-CON yang jika diaktifkan akan membuat konsumsi BBM lebih irit, katanya sih 🙂

Gambar pohon hijau akan muncul di panel meter saat mode E-CON dijalankan. Terus terang, saya tidak pernah mengaktifkan mode E-CON. Gimana mau diaktifkan, lha wong performa jadi turun drastis kok. Honda Jazz 2nd gen kan terkenal lemot di tarikan awal, apalagi pakai mode E-CON, di-kick down saja, jarum RPM sangat susah melebihi 2000 rpm 😀

E-CON dan Autolevelling Headlamp Honda Fit

E-CON dan Autolevelling Headlamp

Selain itu, ada juga fitur autoleveling headlamp, yang bisa mengatur ketinggian pancaran headlamp dari dalam kabin. Sebenarnya bukan auto sih, karena kita tetap harus memutar knob secara manual, yah at least tidak perlu nyari baut di sekitar headlamp dan menyetelnya untuk menentukan posisi sinar lampu yang sesuai. Ada 4 posisi yang bisa disetel yaitu 0, 1, 2, dan 3. Posisi 0 bisa dipakai saat mobil diisi oleh pengemudi sendiri atau bersama penumpang depan. Dan posisi 3 dipakai saat mobil berisi penuh muatan karena pastinya mobil akan lebih “njengat” dan membuat sinar lampu utama agak mengarah ke atas. Dengan mengatur di posisi 3, sinar lampu akan otomatis turun dan tidak menyilaukan.

Fitur pengaturan jok juga sedikit berbeda dengan Honda Jazz. Di Honda Fit, pengaturan maju mundur jok depan diatur melalui tuas di bawah jok, bukan di samping jok. Selain itu,tuas pengatur ketinggian jok depan juga tidak ada… nasib-nasib :mrgreen:

Jok depan Honda Fit

Jok depan Honda Fit

Tuas pengatur maju-mundur Jok

Tuas pengatur maju-mundur Jok

Next Page : Mesin dan Performa

Advertisements

26 comments on “Mengenal Lebih Dekat Honda Fit GE6 CBU Tahun 2012

  1. Pingback: Mobil Batam : Antara Plat X, Z, V, U dan Y. Apa Bedanya? | MivecBlog.com

  2. itu ada paddlepop eh paddleshift nya kan ya, masih penasaran sih dengan cvt kalo di ala manual gitu gimana rasanya.. soalnya seumur-umur bawa mobil metik baru 4AT nya freed dan 5AT jazz gen-2.. itu aja rasanya belum dapet feel mainan paddleshift.. :mrgreen:

  3. Perbedaan harga fit sama jazz brp ya bang? Utk bekas pnya.. jarang soalny lihat honda fit dibatam, ap karena bodiny yg emg mirip dgn jazz jd agak susah bedainny 😂 , soalnya suka aja dgn bodi kek jazz apalgi klo udah di modif kan, pas lihat honda fit jdi penasaran nih? 😅 Soalny hrga honda jazz mahal2 sih wlaupun bekas….

  4. Pingback: Full Review Suzuki Ignis, Urban SUV Keren dan Penuh Fitur | MivecBlog.com

Monggo, silakan dikomeng atau dicaci maki...gratis ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s