Nggak Sengaja Ikut Uji Emisi Gratis, Lumayan Dapat Bantal

Saat driving santai bersama keluarga di daerah Tiban beberapa waktu lalu, tiba-tiba saya dikejutkan dengan banyaknya motor yang tiba-tiba melawan arah. Dah nebak aja nih dalam hati, pasti ada razia polisi di depan 😀 . Sekitar 200 meter kemudian, memang semua mobil dan motor yang lewat diminta petugas untuk masuk ke halaman ruko Tiban Center. Disana tertulis dengan jelas, sedang ada Uji Emisi Gratis yang dilakukan oleh Badan Lingkungan Hidup Provinsi Kepri bekerja sama dengan Dinas Perhubungan. Oalah… buat apa motor-motor tadi balik arah, lha wong ngga ada razia pun 😀

Saat antri mau diuji :)a

Saat antri mau diuji 🙂

Dalam uji emisi ini, kendaraan yang ikut dibagi menjadi 2 jalur, yaitu untuk kendaraan bensin (Pertamax dan Premium) serta kendaraan berbahan bakar solar. Saya pun ikut ngantri di bagian kendaran berBBM bensin. Waktu pengujian ternyata singkat banget, sekitar 3 menit saja dan selesai. Ini hasilnya… 

Hasil Uji Emisi Honda Fit Batam

Hasil Uji Emisi Honda Fit Batam

Hasil Uji Emisi Honda Fit Batam

Hasil Uji Emisi Honda Fit Batam

Hasil Uji Emisi Honda Fit Batam

Hasil Uji Emisi Honda Fit Batam

Eh…ternyata lulus dengan kadar CO 0,00% (Standar untuk mobil tahun 2007 keatas maksimal 1,5%) dan HC 52ppm (standar maksimal 200 ppm). Maksud CO dan HC apaan ya? Setelah saya cari infonya di www.ujiemisi.co.id, barulah tahu apa efek dari HC dan CO.

  1. Carbon monoksida (CO) –> Tingginya Emisi CO bertanda kurangnya udara dalam proses pembakaran, seringkali akibat saringan udara kotor dan menyebabkan boros penggunaan BBM (AFR/Air to Fuel Ratio terlalu kaya)
  2. Hidro carbon (HC) –> Tingginya Emisi HC indikasi tidak terbakarnya bensin/BBM dengan sempurna (Bensin adalah senyawa hidrokarbon), umumnya akibat buruknya system pengapian, menyebabkan boros penggunaan BBM dan tenaga tidak optimal. Apabila BBM terbakar sempurna, maka hasil pembakaran tersebut berupa CO2 dan Air. Namun walaupun sebaik apapun Air to Fuel Ratio (AFR), tetap saja ada sisa pembakaran dari bensin tersebut sehingga terdeteksilah HC.

Sebenarnya dalam uji emisi, tidak hanya CO dan HC saja yang dideteksi, tetapi juga ada Pb (Timbal), SOx (Oksida Belerang), NOx (Oksida Nitrogen) dan PM10 (Partikulat). Namun saya juga kurang tahu kenapa yang ditulis hasilnya hanya CO dan HC saja. Ada yang tempe tahu? Berikut ini beberapa informasi mengenai emisi gas buang dari brosur yang dibagikan (klik untuk memperbesar).

Dampak Emisi Gas Buang

Uji Emisi

Dampak Emisi Gas Buang

Dampak Emisi Gas Buang

Dampak Emisi Gas Buang

Dampak Emisi Gas Buang

Nah, itulah pengalaman tidak sengaja ikut uji emisi gratis. Sangat sebentar, tapi puas lihat hasilnya. Mungkin karena selalu pakai Pertamax Plus kali ya? Eh ngefek ngga sih? 😀

Oh, ya hampir lupa… setelah selesai uji emisi tersebut, ternyata saya juga dikasih bantal mobil bertuliskan UJI EMISI 2015, lumayan… Tidak ketinggalan, stiker lulus uji emisi juga ditempelkan di kaca depan 🙂

Bantal hadiah uji emisi :)

Bantal hadiah uji emisi 🙂

Stiker Uji Emisi

Stiker Uji Emisi

So, ngapain takut ikut uji emisi, masak harus nunggu kita semua pakai masker karena pencemaran udara parah baru ikut uji emisi. Kalau nggak lulus, berarti perawatan mobil/motonya kurang maksimal. Ya ngga?

Siapa takut uji emisi?

Siapa takut uji emisi?

 

Related Post

Advertisements

18 comments on “Nggak Sengaja Ikut Uji Emisi Gratis, Lumayan Dapat Bantal

Monggo, silakan dikomeng atau dicaci maki...gratis ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s