5 Penyebab Utama Kerusakan Mesin Mobil Yang Berakibat Fatal

Mesin mobil terdiri dari ratusan, bahkan mungkin ribuan komponen yang sebagian besar bergerak dalam gerakan yang sangat cepat. Pelumasan menjadi kunci utama agar mesin mobil bisa bekerja dengan smooth dan awet. Namun yang namanya komponen rusak pasti akan terjadi, sebagus apapun kita merawatnya.

Engine Bay si Kyo - Lancer Mivec

Engine Bay si Kyo – Lancer Mivec

Ada beberapa kerusakan mesin yang dapat berakibat fatal dalam sekejap. Efeknya jelas, kita akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit akibat kerusakan yang terjadi. Baik untuk membeli spare part maupun ongkos kerja mekanik. Ada beberapa problem yang mampu menyebabkan kerusakan fatal pada mesin ini. Apa saja jenis kerusakan itu dan bagaimanakah tindakan preventifnya?

1. Timing belt

Fungsi timing belt adalah sebagai penyelaras putaran kruk as dan katup sehingga keduanya tidak berbenturan. Jadi akan fatal akibatnya bila belt yang menghubungkan kedua mekanisme ini putus secara tiba-tiba. Kerusakan komponen-komponen penting jelas tak terelakkan lantaran piston akan menumbuk katup yang berada dalam posisi membuka.

Timing Belt

Timing Belt

Bila hal ini terjadi dalam putaran mesin tinggi, bukan tidak mungkin blok mesin bisa menjadi pecah akibat benturan berkali-kali yang terjadi. Namun hal ini dapat diminimalkan bila kita selaku pengendara langsung mengetahui kerusakan yang terjadi sehingga mesin tak dicoba lagi untuk distart. 

Mesin dengan perbandingan kompresi rendah, dan mesin yang dilengkapi turbocharger atau supercharger cenderung lebih kecil kemungkinannya mengalami kerusakan ini lantaran jarak antara katup dengan piston yang memliliki celah agak jauh ketimbang mesin normally aspirated (NA).

Langkah preventif :
• Ganti timing belt secara berkala sesuai rekomendasi, atau sekitar 40-50 ribu km, lebih baik lagi jika 25-30 ribu km.
• Percepat penggantian timing belt bila mobil sering melewati jalan macet.

2. Knocking/Ngelitik di mesin turbocharger

Tekanan tinggi di ruang bakar pada mesin yang dilengkapi alat pemasok udara paksa seperti turbocharger atau supercharger membuat beban piston menjadi sangat tinggi. Itu sebabnya piston bisa mengalami kerusakan seketika bila mesin sampai mengalami gejala knocking.

Knocking

Knocking

Pembakaran dini sebelum waktunya akan membuat piston bergetar hebat dan suhu di ruang bakar meningkat secara drastis. Penyebabnya tentu bermacam-macam, mulai dari kegagalan kinerja cooling system, penyetelan tekanan turbo atau supercharger yang berlebih, hingga kualitas bahan bakar yang tidak sesuai kebutuhan.

Langkah preventif :
• Gunakan bahan bakar berkualitas dengan kadar oktan minimal 95.
• Periksa cooling system secara berkala, termasuk komponen-komponennya seperti kipas elektrik, thermoswitch, dan lain-lain.

3. Water hammer

Terisapnya air ke dalam ruang bakar (water hammer) merupakan salah satu problem dengan akibat paling fatal bagi mesin mobil. Air yang yang jauh lebih padat dari udara, bila sampai memenuhi ruang bakar, tentu tidak dapat tekan saat langkah kompresi. Dalam kondisi katup tertutup, tekanan air yang terjadi akan menghancurkan komponen terlemah di ruang bakar yakni piston.

Efek Water Hammer

Efek Water Hammer

Nah, di musim hujan seperti sekarang, waspadalah dengan genangan air yang siap menghadang.

Langkah preventif :
• Ketahui ketinggian saluran masuk udara di mobil sebelum melewati genangan air.
• Jangan coba-coba menstart jika mesin mati di tengah banjir.
• Buka busi lalu start mesin untuk mengeluarkan air di ruang bakar.

4. Overheat

Bila mesin beroperasi melebihi batas suhu kerjanya, sudah pasti kerusakan komponen akan terjadi. Tapi pada mesin modern, komputer akan secara otomatis melindungi mesin dengan cara menon-aktifkan mesin secara bertahap. Seperti memberhentikan kerja kompresor AC, lalu berlanjut ke mode aman (safe mode) hingga saatnya mesin akan dihentikan secara total.

Overheat

Overheat

Tapi pada mobil era 1990-an, tentu fitur ini belum tersedia. Namun Anda dapat mencirikannya dengan hadirnya gejala knocking saat berakselerasi dan jarum indikator yang bergerak menuju batas H.

Langkah preventif :
• Periksa cooling system dan jumlah oli mesin secara berkala.
• Perhatikan indikator suhu ketika gejala knocking timbul.
• Berhentikan mobil secepat mungkin ketika Anda mengetahui overheat terjadi.

5. Kebocoran oli

Di jenis mesin apapun, bocornya pelumas sudah pasti menyebabkan kerusakan parah dan fatal akibatnya. Menurunnya jumlah oli mesin secara drastis akan menyebabkan friksi pada komponen bergerak akan meningkat sehingga berdampak pada peningkatkan suhu mesin (overheat) dan keausan luar biasa.

Oli Bocor

Oli Bocor

Salah satu penyebab adalah kerusakan baut penutup lubang pembuangan oli yang terletak di bawah mesin akibat terkena benturan di jalan. Memang hal ini jarang terjadi, tapi Anda perlu mencermati indikasi berupa lampu indikator oli di dasbor yang menyala akibat pompa oli kehilangan tekanan. Penyebab lain adalah kebocoran pada sil-sil di mesin, meski kerusakan semacam ini tidak menyebabkan penurunan jumlah oli secara drastis, namun bertahap.

Langkah preventif :
• Periksa jumlah oli secara berkala.
• Jangan menganggap remeh indikator oli yang menyala meski hanya berkedip. Segera periksa jumlah oli agar kerusakan tidak semakin parah. Sebab ini menandakan pompa oli sempat kehilangan tekanannya.

 

Sumber : modifikasi.com

Pict : google

Advertisements

28 comments on “5 Penyebab Utama Kerusakan Mesin Mobil Yang Berakibat Fatal

  1. Pingback: Timing Belt Lancer Putus? Aku Rapopo! | 4G92 Mivec Blog

  2. apa semua mesin lancer mivec itu suara nya kasar ?
    karna saya punya mivec 97, suara mesin nya kasar ampun
    seperti suara klep yang kendor,
    mohon pencerahannya gan.

  3. mobil ane dangan Gti 1600,ane baru putus timing gan kemarin,hiks2..T.T..gak tau dah kerusakannya gmna, cuma pas putus teming kmren pas ane lagi jalannan macet n kecepatan +/- 20an Kpj..cuman pas mobil mati lampu check enginenya g nyala, ane coba putar kontak lagi n check enginenya nyala 5 detik trus mati kayak biasa..mudah2an si putih ane g parah ya..

      • ternyata setelah dibuka kena klep api/Buang semuanya gan (8 biji) Soalnya kompresi mesih hilang, tapi klep minyak g da yang kena,.mungkin gara2 ane start2 beberapa kali ya.?..total biaya kena +/- 1,7 Jt..haduuhhh…

      • Mau curhat boleh mas? Lagi sedih habis ni yang belanja kemakan mulu sama lancer merah 97..Hiks,,,waktu ITU kami mau kondangan dengan jarak kurleb 50km…Perjalanan berangkat sudah terasa ada sendatan2 tapi Masih bisa Jalan…Perjalanan pulang duduk kondangan sama sekali tidak mau nyala….Terus Terus Terus stater ahirnya nyala tapi sekitar 7 km mati total… kena derek 300,,purus 16 semua kena ini ITU ITU ini entah tak tau lagi biaya bengkelnya 3,590 Jt…Udah ngeden tu mas bayarnya…Mending buat shopping ya nggak si??? Dan mini hampir tiap Bulan ada Saja yang rusak… dinamo chargelah… dinamo starterlah…Tidak bertenagalah….Dan sekarang mati lagi…Capek mas tapi suami gak mau lepasin sayang katannya…. bisa separah apalagi ya mas kira2… hayati sungguh lelah Hati uang Abang habis buat si merah terus

  4. he2. iya,untung jg mekaniknya knalan sodara ane jd dia ngambil ongkos 400 Ribu + beli komponen (timing belt ori 500 Rbu, klep 8 bh + dudukan 650 Rbu trus packing head aj 150 rbun) dia jg paham mesin lancer, skrang dah ok lagi si putih ane,.btw makasih buat info2 nya gan moga jalan trus blognya..

Monggo, silakan dikomeng atau dicaci maki...gratis ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s