Ice Bucket Challenge, Fenomena Mandi Air Es Yang Sedang Booming. Buat Apa Sih?

Mandi es, mungkin hanya orang yang suka tantangan atau justru orang kurang kerjaan saja yang melakukannya. Namun mandi es yang satu ini justru sedang menjadi “tren” baru di luar negeri, khususnya Amerika Serikat dan Inggris. Mandi es yang satu ini disebut Ice Bucket Challenge atau tantangan diguyur air es dengan ember, bukan benar-benar mandi atau berendam di dalam air es.

Mandi Es?

Mandi Es?

Hehe… bukan mandi seperti di atas ya. Mandi es atau Ice Bucket Challenge ini ternyata digerakkan oleh ALS Association untuk menggalang dana bagi penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) atau yang dikenal dengan sebutan penyakit saraf motorik atau Lou Gehrig’s Disease. Penyakit ini tergolong penyakit yang sangat menakutkan karena berdampak pada sel-sel saraf di otak dan spinal cord yang berujung pada kesulitan dalam mengontrol pergerakan otot, sulit berbicara, bahkan lumpuh. Dan penyakit ini belum ada obatnya, alias tidak bisa disembuhkan!

Kembali ke Ice Bucket Challenge. Tantangan ini telah menyebar hampir ke seluruh Amerika dan juga Inggris. Para selebritis dunia, olahragawan dan orang-orang terkenal lainnya ikut serta dalam tantangan ini. Mulai dari Jessica Alba, Robert Downey Jr, Taylor Swift hingga Bill Gates, Marc Zuckenberg serta Jose Mourinho tak luput dari tantangan ini. Silakan buka youtube dan ketikkan Ice Bucket Challenge, ratusan video dan mungkin ribuan akan ditampilkan disana.

Mandi Es

Ice Bucket Challenge

Mandi Es

Mandi Es Rame-rame

Mandi Es

Mandi Es Rame-rame

Tantangan ini cukup simple dan tidak memakan waktu lama. Cukup dengan mengambil seember air es, dan menyiram air dingin tersebut dari kepala hingga mengenai semua badan. Semua aktivitas ini harus direkam dalam bentuk video dan mem-posting video tersebut di facebook, twitter, instagram atau youtube dan menantang teman anda atau siapapun untuk melakukan hal yang sama. Jika tidak ada tindak lanjut dari orang yang anda tantang dalam 24 jam (orang yang anda tantang tidak berani), orang tersebut diharuskan membayar USD 100 ke yayasan ALS. Namun, jika yang ditantang mau melakukannya, yang bersangkutan berhak menunjuk tiga orang lain untuk mengulangi hal tersebut, begitu seterusnya secara berantai sehingga semakin lama semakin banyak yang terlibat dalam Ice Bucket Challenge.

Namun apakah mandi es ini berbahaya? Atau justru bermanfaat buat tubuh?

Menurut beberapa sumber yang saya dapatkan, salah satunya penelitian yang diterbitkan di European Journal of Applied Physiology, disitu dijelaskan bahwa mandi atau mengompres bagian yang nyeri dengan air es dapat mengurangi rasa sakit bahkan hilang rasa sakitnya. Dengan mencelupkan bagian tubuh yang sakit ke dalam air es pasca latihan atau berolah raga dapat mengurangi peradangan dan mempercepat pemulihan. Tuh kan, bermanfaat tuh… pantesan Timnas U19 selalu mandi es setelah selesai latihan… 🙂

Timnas U19 Mandi Es

Timnas U19 Mandi Es

Lalu, apakah berbahaya juga? Kalau soal ini masih belum tahu saya. Tapi mungkin akan terasa sangat kedinginan kali ya…? Lha wong genggam es di tangan aja dinginnya minta ampun, apalagi harus mandi air es… :mrgreen:

Berani mencoba?

 

Advertisements

10 comments on “Ice Bucket Challenge, Fenomena Mandi Air Es Yang Sedang Booming. Buat Apa Sih?

Monggo, silakan dikomeng atau dicaci maki...gratis ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s