First Impression Datsun Go+ Panca

Datsun Go+ Panca merupakan Low MPV pertama kali yang masuk kategori LCGC. Mobil ini diusung oleh Datsun, salah satu “sempalan” dari Nissan yang kembali hadir di Indonesia dengan menggunakan “brand new” Datsun Nusantara. Dengan range harga 85 hingga 103 juta rupiah, Panca langsung diserbu pemesan dari seluruh Indonesia. Dan dari beberapa postingan yang saya upload sebelumnya, ada beberapa pengunjung yang request untuk review lebih dalam lagi tentang si Panca ini.

Datsun Go+ Panca

Datsun Go+ Panca

Namun maaf sebelumnya ya, untuk sedikit review ini bukan hasil dari pengamatan langsung karena setelah saya tunggu-tunggu selama hampir 1 bulan, Panca belum juga hadir di Batam, sehingga review ini saya ambil dari serayamotor dan berbagai referensi tambahan lainnya.

Datsun Go+ Panca

Datsun Go+ Panca

Eksterior

Dari segi eksterior, terutama desain tentu akan beda-beda pendapatnya, namun menurut saya kalau melihat lekukan-lekukan bodynya, si Panca ini termasuk bagus, dinamis dan tidak terlihat murahan. Yang sedikit mengganjal dan kurang enak dilihat adalah pemilihan velgnya dan juga spionnya yang kecil, untung saja tidak seramping Avanza atau Xenia tipe terendah. Velg kaleng di varian tertinggi ditutup dengan dop sehingga sedikit tersamarkan, namun untuk varian di bawahnya velg kalengnya tanpa tutup dop. Wew…

Datsun Go+ Panca - Lekukan Desainnya Wow

Datsun Go+ Panca – Lekukan Desainnya Wow

Handle pintu juga sudah sewarna body (khusus varian tertinggi), ditambah dengan pilar B yang diberi warna hitam menambah “mewah” si Panca ini. Grill besar di depan dengan lis krom disekelilingnya jadi membuat si panca terlihat agak sangar. Bagian belakang ada sedikit kesamaan dengan Nissan March, terutama dilihat dari bentuk lampunya. Pengerjaan body secara keseluruhan terbilang rapi, lebih rapi dibandingkan mobil LCGC lainnya. Kemudian catnya juga rapi banget, terutama di bagian daleman seperti di bagian dalam mesin dan pintu.

Datsun Go+ Panca - Finishing

Datsun Go+ Panca – Finishing

Sayang dibagian kaca depan, wiper yang digunakan hanya 1, mirip seperti Toyota Etios valco, sedangkan di bagian belakang tidak akan kita dapati wiper ini. Buat saya tidak begitu masalah sih tanpa wiper belakang, karena tinggal diolesin RainX, air tidak akan berani nempel 😀

Datsun Go+ Panca - Wiper Depan

Datsun Go+ Panca – Wiper Depan

Datsun Go+ Panca - Tidak ada Wiper Belakang

Datsun Go+ Panca – Tidak ada Wiper Belakang

Satu lagi yang membuat minus nilainya di mata saya, yaitu tidak ada mudguard di bagian roda belakang, jadi terlihat kosong melompong. Gimana kalau musim hujan ya, pasti air dan lumpur nyiprat kemana-mana 🙂 . Oh ya, ada 2 titik hitam di belakangnya tuh…ternyata memang ada sensor parkirnya lho untuk varian tertinggi.

Datsun Go+ Panca - Tidak ada Mudguard

Datsun Go+ Panca – Tidak ada Mudguard

Interior

Masuk ke bagian dalam mobil ini, ternyata joknya masih menggunakan beludru ( jelas saja, wong MPV 200 jt ++ juga banyak yang masih pakai beludru 😀 ). Jok baris kedua masih cukup space-nya, asal jok paling depan jangan dimundurkan mentok. Menuju ke jok paling belakang (row 3), untuk masuknya saja susah bener karena untuk melipat kursi tengah harus menarik tuas di kiri-kanan jok baru kursi bisa direbahkan itupun cuma 1 step, tidak bisa digulingkan kedepan, pelipatannya pun jangan harap 60:40 apalagi 40:20:40 karena jok langsung terlipat semua begitu direbahkan 😀

Datsun Go+ Panca - Row kedua

Datsun Go+ Panca – Row kedua

Datsun Go+ Panca - Jok

Datsun Go+ Panca – Jok kalau dilipat

Datsun Go+ Panca - Baris ketiga

Datsun Go+ Panca – Baris ketiga

Kalau sudah masuk ke row 3, jangan tanya nyaman atau tidak, untuk orang dewasa jelas akan tersiksa. Kalau untuk anak-anak di bawah 10 tahun masih bisa diterima sepertinya. Bagian dalam pintu belakang bagasi, trim penutupnya setengah-setengah jadi masih keliatan rangkanya. Agak aneh memang 😯

Datsun Go+ Panca - Pintu Belakang

Datsun Go+ Panca – Pintu Belakang

Tapi nilai plus di bagian belakang adalah adanya 2 buah hidrolik di sisi kiri dan kanan pintu belakang. Cukup wow dan tentu saja ringan banget ketika membuka pintu mobil bagian belakang karena pada umumnya pintu belakang mobil hanya menggunakan satu buah hidrolik, namun pada Datsun Go+ Panca diberikan dua buah hidrolik sehingga sangat ringan ketika membuka pintu. Joss…

Datsun Go+ Panca - Dua Buah Hidrolik

Datsun Go+ Panca – Dua Buah Hidrolik

Untuk jok paling depan alias jok sopir dan penumpang disampingnya seperti terlihat menyatu, padahal tidak juga. Karena seperti menyatu dan tidak ada konsol box di tengah, maka bisa kita gunakan untuk tempat duduk anak yang masih balita. Nilai plus buat saya 🙂 . Sandaran kepala juga sudah menyatu dengan sandaran jok, tidak model terpisah seperti mobil-mobil terdahulu.

Datsun Go+ Panca - Jok Depan

Datsun Go+ Panca – Jok Depan

Dashboard pada Datsun Go+ Panca terlihat simple bahkan simple banget namun fungsional, setiap celah ruang kosong digunakan Datsun untuk menambah ruang penyimpanan, seperti pada bagian kiri atas dan bawah, dibawah kemudi juga diberikan ruang storage yang cukup luas, pengerjaan dan detailing juga lumayan rapi. Semua ruang penyimpanan juga model terbuka tanpa ada penutup.

Datsun Go+ Panca - Panel Speedometer (Aluvimoto.com)

Datsun Go+ Panca – Panel Speedometer (Aluvimoto.com)

Panel speedometer juga sangat simple, hanya ada speedometer analog, kemudian ditambah dengan MID disebelah kanannya. Tachometer ada di MID alias sudah digital, namun tidak ada eco indicator, hanya ada tanda pindah gigi karena semua varian adalah manual. Kalau kunci kontak di ON kan, terlihat panel dengan backlight putih dan lis biru di sekelilingnya. Jarum speedometer juga menyala merah, jadi terlihat cantik dan berbeda dengan panel mobil lain yang umumnya menggunakan warna amber (kekuningan).

Datsun Go+ Panca - Speedometer

Datsun Go+ Panca – Speedometer

Datsun Go+ Panca - Tuas Perseneleng & Rem Tangan

Datsun Go+ Panca – Tuas Perseneleng & Rem Tangan

Tuas persneleng ada di bagian depan atas, seperti pada mobil-mobil mewah ( malah susah buat saya 🙂 ), namun sayangnya rem tangannya masih menggunakan model tarik, mirip mobil jadul IMHO 😀 .

Datsun Go+ Panca - Audio & AC

Datsun Go+ Panca – Audio & AC

Di bagian tengah ada panel kontrol AC dan juga Audio. Namun Panel AC dan Audio hanya terdapat pada varian selain D ya 😀 . Sayangnya pengatur arah semburan AC tidak ada, sehingga semburannya tidak bisa diarahkan ke kaki, badan ataupun ke semua bagian. Untuk pengaturan wiper juga sudah ada intermittent-nya, jadi bisa diatur antara low, high dan intermittent.

Datsun Go+ Panca - Tuas Wiper

Datsun Go+ Panca – Tuas Wiper

Buat yang suka ngaca di mobil, ini yang agak susah. Di kedua visor, kiri dan kanan tidak terlihat satupun cermin disebaliknya…wah susah dong buat istri saya yang selalu pengen “perfect” 😀 . demikian juga dengan fitur anti silau pada kaca spion tengah, tidak ada bro… Namun bisa kita pasang sendiri kalau mau, lagian banyak juga mobil MPV diatasnya yang tidak ada fitur ini 😀 .

Datsun Go+ Panca - Visor Depan

Datsun Go+ Panca – Visor Depan

Datsun Go+ Panca - Spion Tengah

Datsun Go+ Panca – Spion Tengah

Power Window? Untuk varian tertinggi sudah mengaplikasikan power window di semua sisi pintu, namun sisi driver hanya bisa mengontrol kaca di sisi driver saja, tidak bisa di semua sisi. Untuk varian di bawahnya masih pake engkol.

Datsun Go+ Panca - Power Window

Datsun Go+ Panca – Power Window

Mesin

Mesin yang digunakan pada Datsun Go+Panca sama dengan yang digunakan pda Nissan March, yaitu type HR12DE, 1.2 liter. Bedanya fitur VVT-nya dihilangkan di Datsun ini. Tenaga yang dihasilkan adalah 68 hp dan torsi 104 nm, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Nissan March yang 76 hp, mungkin ini agar memperoleh konsumsi bahan bakar lebih baik, seperti halnya salah satu syarat LCGC.

Datsun Go+ Panca - Mesin

Datsun Go+ Panca – Mesin

Mesin Nissan March

Mesin Nissan March

Nah, kesimpulannya, untuk Datsun Go+ Panca ini ada beberapa kelebihan dan kekurangan, diantaranya saya ambil dari Autonetmagz. Untuk kelebihannya yaitu :

  1. Desain eksterior yang fresh look, lekukan body yang menjadikannya tidak terkesan mobil murah.
  2. Penggunaan mesin 1.2 liter yang dipakai untuk mobil MPV, pastinya bisa lebih irit. Katanya bisa sampai 16 km/liter.
  3. MPV 7 Seater dengan harga di bawah 100 juta. Kapan lagi bisa punya mobil MPV baru dibawah 100 juta?
  4. Intermittent wiper, ini sangat penting menurut saya, terutama saat gerimis.
  5. MID (Multi Information Display). Mobil seharga dibawah 100 juta ada fitur ini, wow banget loh…Lancer saya saja ngga ada 😀
  6. Kualitas finishing terutama cat yang sepertinya diatas kompetitor
  7. Dua buah hidrolik pada pintu belakang, MPV 200 juta saja cuma sebiji 🙂
  8. Sensor Parkir, ini juga mantab untuk mobil seharga kurang dari 100 juta.

Namun di satu sisi ada beberapa kekurangan, walaupun bisa ditambah dengan produk aftermarket, tapi tetap saja harus mengeluarkan duit yang tidak sedikit.

  1. Wiper depan hanya 1, sedikit menyulitkan ketika hujan deras
  2. Row ketiga sangat sempit, hanya nyaman untuk anak-anak di bawah 10 tahun
  3. Tidak ada cermin di kedua visor
  4. Tidak ada mudguard di roda belakang
  5. Arah semburan AC tidak bisa diatur
  6. Tidak adanya varian dengan velg racing

 

 
Sumber sebagian besar dari http://www.serayamotor.com/diskusi/viewtopic.php?f=52&t=20516#.U48jZ6RuvJs

Pict : serayamotor, autonetmagz, aluvimoto

Advertisements

42 comments on “First Impression Datsun Go+ Panca

  1. kebetulan sy pernah ngetes sendiri, ada jg artikelnya. imho sih, nangung yah, mending imho lagi ayla x or wagon r sekalian klo ngincer value for money vs fitur. ato brio sekalian klo ngincer murah tapi “mewah”…

  2. 1 minggu lagi unitnya dateng ke rumah.. yihaa! menurut opini saya sih lebih baik mengincar “kebutuhan” daripada ngincer “Style” dan “Pride”, karena kalo pake honhon bri** ato Agy* ato Ayl* yang bagasinya kecil mending pake mobil kyk gini lebih luas harga hemat kalo buat ngajak jalan2 anak sama mertua lega kalo piknik keluarga jg jadi ada bagasi…. makasih

  3. sudah dapet unit dari sebelomlebaran….sejauh ini puas lah……suspensi empuk….konsumsi bahan bakar bisa dibilang sangat irit….bantingan kalau jalan belok belok ok juga…….tarikan sangat mantab….

Monggo, silakan dikomeng atau dicaci maki...gratis ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s