Penjualan Mazda VX-1 Ancur, Jauh Dibandingkan dengan Ertiga

Sebagai Low MPV yang termasuk baru, Suzuki Ertiga terbilang moncer dalam hal penjualannya di Indonesia. Di tahun 2013, tak kurang dari 55 ribu unit Ertiga terjual, dan bahkan sejak diluncurkan pada 22 April 2012 lalu, penjualan Ertiga sudah mencapai 117.869 unit hingga bulan Maret 2014 ini, wow…

VX-1 vs Ertiga (Autonetmagz.com)

VX-1 vs Ertiga (Autonetmagz.com)

Namun sukses penjualan Ertiga ini ternyata tidak dibarengi dengan kembarannya Mazda VX-1 yang hanya terjual 602 unit di 2013, alias hanya 1,1% dari total penjualan Ertiga. Seperti kita ketahui Mazda VX-1 merupakan Ertiga yang di-rebranding oleh Mazda. Yahhh, persis dengan si kembar Avanza dan Xenia 🙂

Mazda VX-1

Mazda VX-1

Penjualan VX-1 yang hanya sedikit sekali di 2013 inipun terus berlanjut di tahun 2014 ini. Penjualan VX-1 dari Januari hingga Maret 2014 terus turun hingga hanya terjual 67 unit saja di Maret kemarin. Wew dikit banget untuk ukuran Low MPV…

Tabel Ertiga vs VX-1

Tabel Ertiga vs VX-1

Grafik Ertiga vs VX-1

Grafik Penjualan Ertiga vs VX-1 Tahun 2014

Dari grafik di atas terlihat sekali bedanya penjualan antara Ertiga vs VX-1, padahal bisa dibilang mobilnya sama, hanya beda merk saja 😀 . Terus koq bisa gitu? Ya kalau menurut saya, sedikitnya penjualan VX-1 tidak lepas dari beberapa faktor, diantaranya:

1. Brand. Merek Mazda masih belum setenar Suzuki di Indonesia, apalagi dibandingkan dengan Honda dan Toyota. Tahu sendiri kan sifat orang Indonesia untuk urusan mobil…

2. Promosi. Bisa dibilang VX-1 tidak dipromosikan sama sekali oleh Mazda. Saya tidak pernah melihat iklan VX-1 di TV, hanya sesekali saja lihat iklannya di koran. Berbeda sekali dengan Ertiga yang tiap hari iklannya nongol di TV dan koran. Atau saya yang ndeso… :mrgreen:

3. Harga. VX-1 harganya hampir sama dengan Ertiga, apalagi dibandingkan dengan Ertiga Sporty, sangat dekat positioning harganya. Tentunya dengan fitur yang tidak beda jauh, orang akan lebih memilih yang lebih murah, apalagi jaringan 3S Suzuki lebih merata di Indonesia.

4. Tidak ada varian metik. Ini sangat penting, terutama untuk penjualan di kota besar, karena biasanya orang akan lebih memilih mobil metik dibandingkan manual. Disaat Ertiga sudah mengeluarkan versi metik, VX-1 masih bertahan dengan versi manualnya.

Nah kalau seperti ini gimana nasib VX-1 kedepannya? Apakah akan dilanjutkan atau disuntik mati? Kalau dilihat dari perkembangannya, sepertinya Mazda lebih tertarik dalam penjualan mobil CX seriesnya serta Mazda 2 dan 6 🙂

Advertisements

48 comments on “Penjualan Mazda VX-1 Ancur, Jauh Dibandingkan dengan Ertiga

  1. Harganya kemahalan , orang bakalan melirik ke mobilio yg RS malah.
    GM dah mangkat dari Indonesia, kayak kasus Opel Blazer yang ditinggal pergi gitu aja. Konsumen jadi korban

Monggo, silakan dikomeng atau dicaci maki...gratis ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s