Sopan santun pengguna jalan di Singapura (Berbanding Terbalik dengan Indonesia?)

Kalau saya berkunjung ke Singapura, hal yang selalu saya kagumi dari negara sebesar pulau Batam ini adalah kerapian, kebersihan dan kedisiplinannya, terutama masalah kedisiplinan berkendara. Berkendara di jalanan Singapura sepertinya lebih memberikan rasa aman dan nyaman dibandingkan jika kita berkendara di Indonesia khususnya Batam, jauhhh banget…(sorry to say that).

Singapore Traffic

Singapore Traffic

Coba bandingkan dengan lalu lintas Batam yang seperti ini….

Lalu lintas Batam  kalau terjadi kecelakaan/kemacetan

Lalu lintas Batam kalau terjadi kecelakaan/kemacetan

Lalu lintas Batam biasa melawan arus

Lalu lintas Batam biasa melawan arus

Khususnya bagi pengendara sepeda motor, walaupun tidak sebanyak mobil namun pengendara motor juga mendapatkan perlakuan yang sangat baik dimana mereka juga bisa bebas melewati jalan tol, asalkan tetep bayar ERP 😀

Dan yang membuat ngiler tentu saja dengan motor-motor gedenya heheh… Rata-rata rider di negara ini nyemplak kuda besi dengan cc di atas 400cc, seperti Honda CB400, Yamaha R6, R1, Suzuki Bandit, GSX Series, dll berseliweran di jalan-jalan utamanya. Yah selain karena pendapatan per kapitanya juga jauh lebih besar dari Indonesia, kepemilikan mobil juga sangat dibatasi dengan harga mobil yang sangat mahal dan pajak yang sangt tinggi. Jadi masih banyak juga orang-orang di Singapura ini yang memilih motor dari pada mobil, selain tentu saja lebih banyak lagi pengguna MRT-nya.

Motor Singapore

Motor Singapore

GIlera coy....

Gilera coy….

Meski naik moge kebanyakan pengendara disini tidak memakai pengaman yang “wah” seperti anak-anak club motor yg ada di Indonesia (pakai jaket sporty, pelindung lutut dan siku, sepatu khusus, helm full face bermerk, dll). Yang sering terlihat mereka cukup pake helm half face (banyak juga yang pakai model cetok), kemeja / jaket lengan gantung, dan sarung tangan. Tak lupa Box besar selalu nyantol di motornya. Meskipun demikian semua pengendara motor di negara ini tidak ugal-ugalan di jalan, terlihat dari cara mengendarai motor di jalan yang tidak serong kanan/kiri dan juga memakai trotoar, meskipun mereka biasanya ngebut kalau dijalan tol.

Biker Singapore

Biker Singapore

Tapi yang lebih bikin salut…mereka semua SANGAT menghargai banget pejalan kaki (mobil, taxi, bis juga). Mereka selalu mengurangi kecepatan (bahkan berhenti) sejenak di belakang zebra cross untuk check apakah ada pejalan kaki yang mau nyebrang….karena pejalan kaki merupakan prioritas utama (ini jauh banget klo dibanding Indonesia / Bakarta –> hampir semua kendaraan seenak udel dhewe, motong sana-sini, berhenti sembarangan, dll.

Pengalaman juga ni… usil sih sebenarnya (awas jangan ditiru!), waktu saya dan teman-teman lagi jalan di trotoar dan mau nyebrang jalan, iseng-iseng menginjak aspal seperti orang mau nyebrang, tiba-tiba semua motor dan mobil yang lewat melambatkan kendaraannya bahkan ada yang langsung berhenti tanpa klakson dan sumpah serapah. Gile…. salut!

Dari pengalaman ini, menurut saya pemerintah Indonesia mestinya bekerja sama dengan pemerintah Singapore untuk membenahi keruwetan jalan raya di Indonesia khususnya Batam yang hanya berjarak sejengkal. Jangan hanya pelesiran para pejabat saja yang ditonjolkan #ups…. 🙂

Ayo #Batam, ayo #Indonesia kamu bisa seperti negara tetangga bahkan lebih…!

Advertisements

9 comments on “Sopan santun pengguna jalan di Singapura (Berbanding Terbalik dengan Indonesia?)

Monggo, silakan dikomeng atau dicaci maki...gratis ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s