Tanda-tanda Engine Mounting Rusak, dan Bagaimana Menggantinya?

Engine mounting merupakan part yang digunakan untuk menjaga keseimbangan mesin mobil atau dapat dibilang sebagai pegangan mesin ke chasis mobil. Mesin boleh saja bergoyang ketika berakselarasi maupun deselarasi tetapi bodi mobil seharusnya tetap senyap agar penumpang merasa nyaman. Karena berbahan dasar karet yang fleksibel namun tetap kokoh, engine mounting akan mengalami gejala kerusakan yang mengganggu kenyamanan berkemudi seiring dengan berjalannya waktu #halah 🙂

image

Engine Mounting

Tidak hanya masalah mesin yang bergoyang tidak karuan namun juga bisa merembet ke pipa knalpot pecah akibat tertindih mesin hingga as roda yang menjadi rusak. Engine mounting dikategorikan sebagai komponen slow moving dan bisa dibilang sangat jarang penggantian pegangan mesin ke sasis ini. Tentunya, tak semuanya minta tukar baru, jika diperhatikan penggantiannya seolah mempunyai giliran tersendiri.

Ciri-ciri Engine Mounting Rusak

Contoh Engine Mounting yang hancur

Contoh Engine Mounting yang hancur

Berikut adalah beberapa ciri atau tanda-tanda jika engine mounting minta diganti :

  1. Saat mesin distarter biasanya akan terdengar bunyi gluduk atau gludug jika karet engine mounting rusak atau karet engine mounting sudah sobek
  2. Saat melepas kopling setelah memasukkan gigi persneleng, ketika putaran mesin terhubung dengan beban, mesin akan mengayun dan terdengar bunyi yang khas dug-dug yang terdengar agak dalam.
  3. Ketika mobil jalan dan melewati jalan kasar dan terjadi ayunan pada mesin, bunyi dari engine mounting yang rusak akan terdengar.
  4. Saat lepas gas biasanya juga akan terdengar suara gludug dari ruang mesin dan ini tergantung dari seberapa parah tingkat kerusakan engine mounting tersebut.
  5. Jika engine mounting sobek dan terjadi pada mesin Avanza Xenia atau Terios contohnya yang berpenggerak roda belakang akan membuat mesin bergetar sangat keras saat mesin hidup.
image

Karet Engine Mounting yang sobek

Sejajar atau Melintang

Banyak tugas yang diterima pegangan mesin ini. Mulai dari menyangga dapur pacu, juga menahan getaran yang timbul saat mesin sudah dinyalakan.

Belum lagi, pada mobil dengan tarikan depan alias front wheel drive, beban tambahan pun ada lagi, karena girboks pun ditahan oleh dudukan mesin yang sama. Meski, pada mobil tarikan depan ini, ada empat buah engine mounting yang digunakan, sementara tarikan belakang, biasanya hanya dua.

wpid-imag4811-1.jpg

Engine Mounting Lancer yang pecah karetnya

“Sebenarnya bisa diketahui mana yang diganti terlebih dulu,”. Jadi, semuanya itu tergantung beban yang diterima engine mounting.

Misal, ketika pada mesin tarikan belakang alias dengan posisi mesin sejajar, akan terlihat beban yang mana yang lebih berat diterima dudukan mesin. Bisa dilihat dari posisi intake, throttle body, hingga alternator dan kompresor AC.

Jadi, sebelum mengganti engine mounting ini, bisa dilihat dulu posisi sebelah mana yang banyak bebannya. Terutama bagi calon pembeli mobil bekas, cek harganya dan siapkan uangnya, bukan?

Selain itu ada lagi hal lain penentu engine mounting bisa lebih cepat minta tukar dibandingkan yang lainnya. Ambil contoh seperti pada Suzuki Katana, umumnya engine mounting sebelah kiri lebih cepat diganti. Bahkan bisa dua kali lebih cepat dibandingkan yang sebelah kanan.

Pasalnya, selain terdapat kompresor AC juga ada pompa power steering di kiri. Lantas, hal lain panas dari pipa exhaust alias knalpot pun bisa membuat karet peredamnya lebih dulu getas ketimbang engine mounting di sebelah kanan yang relatif lebih dingin.

Sementara pada mobil berpenggerak roda depan, ada empat buah engine mounting umumnya dipakai. Selain di kiri dan kanan yang terikat pada sasis, juga dua lagi yang terpasang pada cross member di kolong ruang mesin.

Interval Penggantian

Nah, yang mana yang biasanya minta jatah duluan diganti? Umur pemakaian engine mounting biasanya menggunakan ukuran kilometer. Sebagian besar engine mounting harus sudah diganti setiap 50 ribu atau 60 ribu km. Namun, ukuran km juga tidak selalu tepat, apalagi kondisi kota-kota besar di Indonesia sangat macet sehingga odometer sedikit tapi jam terbang mesin sudah sangat besar.

“Beban yang diterima engine mounting yang terberat ada di bagian kiri dan kanan,”.

Jadi, dibandingkan engine mounting di kolong yang memegang bagian depan dan belakang, engine mounting sebelah kiri dan kanan yang kerap diganti duluan.

Sebab, beban yang diterimanya lebih berat. Selain menahan mesin dan girboks, juga menahan pelintiran yang merupakan efek dari putaran roda kala mobil berakselerasi, maupun kala direm atau deselerasi menggunakan engine brake pun memberi beban pada engine mountingnya.

 

 

Related Post

Advertisements

109 comments on “Tanda-tanda Engine Mounting Rusak, dan Bagaimana Menggantinya?

  1. mau tanya om… lepas gas kayak ndut-ndutan/mengayun2.. ini terjadi saat rpm rendah dan tinggi sama saja… saat injek gas juga sama, endut-ndutan kayak mengayun2… klo gas langsam tidak… dan seringnya waktu mau injek gas saya imbangin dengan menekan kopling dikit,,, itu baru gak nmengayun2… /endutan///

  2. Bro saya erik.
    Mobil saya lancet evo 4 mobil saya terdengar gluduk-gluduk saat memanasin mesin.dan saat mesin blm terlalu panas di bawa jalan.
    Itu kenapa ya????
    Dan kmren saya bawA nanjak dan keluar asap di bagian mesin seperti kopling nya terbakar dan pedal kopling sering ngak balik lg saat operan gigi.
    Apa harus ganti kopling.???

  3. Lagi googling masuknya kesiini om 🙂
    Kalau yg getar cuma di kap mesin kira2 penyebabnya apa ya mas?
    jadi kalau pas idle & buka jendela kedengeran deh kap mesin berisik tapi begitu ditekan itu kap jadi ga berisik lagi, saya liat ada 2 karet dibagian depan & yang disisi kanan kiri ga ada, apa emang begitu atau karetnya ga ada jadi kap beirisik

  4. om, mobil saya vios matic 2003. klau lagi berenti atau jalan pelan itu mobilnya goyang trus bunyi guduk” gtu, klau d netralin dan matiin ac goyangnya sedikit brkurang. itu kira” knapa y om?? trima kasih om

  5. Bro mobilq toyota rush bro.. klw engine mountingnya harganya berapa ya bro??? Trus gantinya di mana ya bro?? Biaya total nanti kena berapa ya bro.. kebetulan saya di batam bro g tahu harga disini bro.. maklum habis pindah rumah bro^_^

  6. Mas mau tanya.saya punya katana 89..jika kondisi sudah panas…pada saat sudah masuk gigi ke 4..posisi speed 60 .jika gas saya lepas.ada bunyi seperti 2 buah benda bergesekan…hal ini terjadi pada gigi ke 4 saja..gigi 1-3 tdak ada bunyi..yg mau saya tanyakan..bunyi apa itu…bahaya atau tidak bagi mesin..apa kah perlu diganti ? Dan biaya kira kira berapa?
    Terima kasih

  7. Bro….mobil ane xtrail manual…klo akselerasi dari 20 kmh ke 40 kmh agak getar, dan udah lewat 40kmh hilang dan keceoatan tinggi normal….ane udah spooring balance tp ga hilang juga, napa ya ?

  8. Om maaf mau tanya, klo bunyi krocak kadang kentring seperti besi beradu pd bagian depan inova bensin 2005 apanya yg rusak ya om?
    Saya udah cb kebengkel umum, udah ganti sokbreker dpn 1 set, stabilizer, balljoint, kampas rem, tapi bunyinya masih ada.
    Uda 2x bengkel sampai ganti kopel sama karet stabilizer depan tapi blm terpecahkan.
    Mohon pncerahannya, trmkash

  9. Om, mobil saya hyundai excel 2005,
    Keluhannya..dashboard bergetar pd AC saya hidupkan. Getaran nya terasa kuat pd saat mobil diam/netral dgn posisi mesin hidup. Tp getaran terasa hilang pd saat mbil dlm keadaan berjalan/sdg melaju.
    Kira2 mounting engine saya perlu diganti gk?
    Jika mmg perlu diganti, mounting engine sebelah mana yg hrus dganti?
    Maksih sebelum nya om, ^_^

Monggo, silakan dikomeng atau dicaci maki...gratis ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s