Akhirnya, sukses juga nge-root Anvan T1E

Sebelumnya, saya membelikan tablet buat Naya anak saya. Karena rencananya hanya akan dipakai buat mainan dan belajar saya carikan yang agak ringan dikantong hehe :). Bolak-balik buka mbah google, akhirnya saya putuskan untuk membeli Advan Vandroid T1E.
image


Performa T1E cukup bagus untuk tablet lokal 1 jutaan. Dari tabloid pulsa, saya kutipkan spesifikasinya.
image

Untuk versi terbaru sudah menggunakan OS Jelly Bean 4.1.2 dan resolusi display 1024×600. Nah, dari spek terbaru inilah yang menimbulkan masalah. Karena terbiasa menggunakan Ice Cream Sandwich (ICS), saya coba menginstall bermacam-macam aplikasi baik permainan maupun pengetahuan untuk anak-anak. Karena kapasitas memory untuk aplikasi hanya dibatasi sekitar 1GB, maka otomatis akan cepat habis dengan berbagai program tersebut.
Dengan ICS, dengan mudah kita memindahkan aplikasi dari internal memory ke SD Card. Akan tetapi untuk Jelly Bean, ternyata fasilitas ini dihilangkan oleh si pembuatnya Google, wtf! Katanya sih untuk mengurangi crash pada Android system, atau biasa disebut Force closed karena beberapa aplikasi masih meninggalkan beberapa file di internal memory saat aplikasi tersebut dipindahkan ke SD Card.

Install Framaroot

Install Framaroot

Googling sana sini masih juga belum dapat untuk metode tanpa root. Jadi mau tidak mau T1E harus kita root. Karena tablet lokal, tidak banyak referensi cara root tablet T1E. Dan tanpa sengaja saya coba install Framaroot yang sebelumnya dipakai di HTC saya, dan it’s work.

image

Ternyata gampang sekali untuk nge-root tablet ini dengan sekali klik. Jauh berbeda dengan HTC yg harus menggunakan banyak langkah 😀

Move Aplikasi ke SD Card

Move Aplikasi ke SD Card

Setelah diroot, Move to SD Card belum langsung muncul, tetapi harus kita install satu aplikasi Move2SD Enabler. Dengan aplikasi ini akhirnya opsi Move to SD Card langsung muncul dan dengan mudah kita bisa memindahkan aplikasi ke SD Card seperti di ICS atau GB.

Advertisements

12 comments on “Akhirnya, sukses juga nge-root Anvan T1E

  1. Mas yg dipilih install superuser atau install superSU,kemudian yg dipilih aragon atau gandalf.
    Mohon infonya, saya mau coba di T5C anak saya karena problemnya sama.
    Trims

    • Pilih superuser atau superSU sama saja mas karena itu nantinya sebagai software buat kontrol aksesnya. Trus klo aragon atau gandalf kalau di T1e bisa berhasil dua2nya. Seandainya salah satu gagal juga tidak berpengaruh ke HH.

  2. gan klo samsung galaxy y new nya kok gk bsa dpndhkan..
    os nya 4.2.1 jelly bean..
    gak ad kata move to sd card.. 😦

    • Sudah diroot belum gan? Kalo belum, memang semua android Jelly bean secara default tidak bisa dipindah ke sd card. Tujuannya agar lebih stabil. Jadi kalo mo mindahin aplikasi ke sd card harus diroot, kemudian install move to sd enabler ato link to sd. Seharusnya langsung muncul tombol move to sd

  3. kalau selain menggunakan app Farmaroot , pakai PC gmn yah??
    app Farmaroot Rp. 16500,- ,harus menggunakan kartu kredit atau debet, saya coba pakai debet BCA saya beberapa kali, tp gag berhasil. Gmn gan buntu bangget. Mohon pencerahannya??

    • Wah baru tau kalo framaroot sekarang berbayar…dulu download lewat playstore masih gratis lho…
      Kalo lewat pc, ada temen yang sudah sukses pake TPSparkyRoot. Coba searching di google cara menggunakannya… Semoga membantu

  4. tanya gan…

    ane juga ada t1e tapi yg ics
    ramnya kan cm 512, kl di root apa bs pengaruh agar ram nya lega?
    karena sebagian besar app udah di move to sd card, cuma sisa yang bawaan + bbm aja yg ga bisa dipindah, tp koq ya ram nya kepake bnyk (cuma sisa 70mb), jadinya kl mau instal atau update app jd susah.

    trus kl di root dgn cr agan apa semua data n app hilang?

    maaf gan nubi soalnya 🙂
    thanks b4

    • Untuk RAM 512 dengan sisa 70an sudah lumayan banget gan… yang punya saya dirumah sekarang aja sekitar 50an aja. ICS memang berat kalau hanya 512 MB, jadi sepertinya tidak ada jalan lain, karena setelah di root kemudian remove aplikasi bawaan semacam youtube, mail, weather, dll yang tidak perlu, hanya sedikit sekali pengaruhnya.

      Satu-satunya jalan adalah menggunakan custom ROM, tapi untuk nyarinya susah banget gan. Rata-rata hanya tersedia buat HP “bermerek” Luar Negeri.

      Untuk root pakai cara ini tidak menghilangkan Data dan App, tapi untuk jaga-jaga mendingan dibackup dulu 🙂

      • thanks atas responnya

        berarti kalo diroot ga terlalu ngefek ya?

        satu lagi donk pertanyaan 🙂
        advan ane itu kalo abis instal app trus dipindahin ke sd card agak bermasalah gan.
        ceritanya gini,
        kl app itu abis diinstal trus dipindain ga masalah, tapi begitu HH nya di restart atau dimatiin, app-nya ga bisa dijalanin. katanya app isn’t install.
        kl di cek di setting>app emank tu app logonya berubah jadi ky gambar memory card gitu, bukan icon asli app tsb.
        ada saran hrs diapain?

        sory banyak tanya ya gan… 🙂
        thanks b4

      • Belum diroot saat mindah aplikasi ke SD? Kalau belum, mungkin karena tidak semua file instalasinya pindah ke SD, jadinya dianggap corrupt app. Coba diroot saja dulu, terus install aplikasi move app to sd.

      • hm…
        masalahnya waktu awal beli (blm di root jg) itu ga masalah kl dipindah ke memory.
        nah…
        entah kenapa tiba2 2 bulan lalu jadi spt itu.

        ngomong2 agan pernah ngeroot advan S5A atau ga ya?
        ane juga ada S5A n kepingin coba di root

        thanks gan…

Monggo, silakan dikomeng atau dicaci maki...gratis ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s