Batam Lumpuh Lagi!

Per hari ini Kamis, 28 November 2013 keputusan tentang Upah Sektoral Batam belum juga diputuskan. Sebenarnya untuk UMK Batam sudah diputuskan, yaitu sebesar Rp 2.422.092. Akan tetapi untuk Upah Sektoral rencananya akan diputuskan tanggal 25 – 27 November 2013 kemarin. Hasilnya adalah Gubernur M. Sani masih belum “berani” memutuskan Upah Sektoral tersebut.

UMK Batam 2014

“Waktunya kan sudah lewat, kita minta kawan-kawan (buruh dan pengusaha) berbesar hati menerima angka yang sudah ditetapkan,” kata Dahlan (Walikota Batam).

Terkait Upah Kelompok Usaha yang saat ini masih dalam pembahasan, rekomendasi sudah diserahkannya ke Gubernur karena mengingat saat pembahasan di Dewan Pengupahan Kota Batam ketika itu terjadi deadlock, sementara waktunya sudah berakhir.

“Makanya (rekomendasi) upah kelompok tersebut tetap diserahkan (kepada Gubernur Kepri),” katanya.

Apalagi, menurut Dahlan, peraturan tentang upah kelompok ini tidak tegas. Karena itu, kata dia, semua pihak harus bisa menerima apapun hasil akhirnya nanti jika sudah diputuskan oleh Gubernur Kepri.

Dalam surat rekomendasi tersebut, Walikota Batam merekomendasikan upah kelompok dalam tiga kelompok usaha. Kelompok usaha I (KI) meliputi industri galangan kapal, migas, dan logam berat sebesar Rp2.724.853. Angka itu 12,5 persen lebih tinggi dari UMK 2014. Kelompok usaha II (KII) meliputi sektor elektronik dan industri Rp2.603.749. Lebih tinggi 7,5 persen dari UMK 2014. Sedangkan kelompok usaha III (KIII) yang meliputi sektor pariwisata dan perhotelan Rp2.543.197. Angka tersebut lima persen lebih tinggi dari UMK 2014.

Demo Batam

Jadi, karena belum berhasil diputuskan oleh Gubernur, maka Serikat Pekerja yang ada di Batam akan memenuhi janjinya dengan turun ke jalan lagi menuntut diputuskannya upah sektoral. Jalanan Batam akan kembali macet dipenuhi ribuan buruh yang turun ke jalan. Jalanan yang biasanya macet adalah Daerah Mukakuning, Simpang Kabil (Kepri Mall), Batam Center, Pertigaan Kabil-Bandara. Jadi untuk yang ada urusan urgent seperti ke rumah sakit dan bandara untuk bisa mengindari jalan-jalan tersebut.

Menurut saya pribadi, sebagai salah satu “buruh” di Batam, kita mengharapkan ketegasan dari para pemimpin Batam dan Kepri untuk urusan Upah ini, jangan sampai membingungkan buruh dan juga pengusaha, karena akibatnya bisa sangat luas. Untuk demonya juga kita harapkan agar bisa berjalan tertib, lancar, dan pastinya tidak anarkis. Amiin.

Advertisements

Monggo, silakan dikomeng atau dicaci maki...gratis ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s